Kamis, 17 Juni 2021

NARASI JALAK SAKTI & HARDHA MARUTA 2021

Para Narator Jalak Sakti dan Hardha Maruta 2021


Kordinadinator Narator   : Mayor Pnb Galung

Narator 1                         : Letda Pnb Gilang

Narator 2                         : Sertu Wahyu (Paskhas AU)


Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua. Selamat datang Kami ucapkan di Air Weapon Range Buding - Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dalam rangka latihan Jalak Sakti Koops AU 1 dan Latihan Harda Maruta Paskhas TNI Angkatan Udara tahun 2021, prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara dengan bangga mempersembahkan “Operasi Udara Gabungan TNI Angkatan Udara”.

TENTARA NASIONAL INDONESIA ANGKATAN UDARA. Sebagai salah satu bagian integral dari TNI yang melaksanakan tugas matra udara di bidang pertahanan, hukum dan menjaga wilayah udara yuridiksi nasional sesuai dengan hukum nasional dan hukum internasional yang telah diratifikasi, melaksanakan pembangunan dan pengembangan kekuatan matra udara  serta melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan udara.

Pada Hari ini akan dilaksanakan Latihan Jalak Sakti dan Harda Maruta 2021 yang meliputi latihan ANTAR SATUAN JAJARAN KOOPSAU 1 DAN WING 1 PASKHAS dimana Latihan tersebut dilaksanakan dalam rangka MENINGKATKAN KEMAMPUAN TEMPUR SATUAN, guna memproyeksikan penggunaan kekuatan ke daerah operasi yang bersifat taktis maupun strategis.

Sehingga, diharapkan memiliki kemampuan dalam proses perencanaan, persiapan dan pelaksanaan operasi serta kesiagaan yang mampu menghadapi KONTIJENSI dalam rangka mendukung tugas pokok TNI AU.

 Hadirin yang kami hormati, mari kita saksikan bersama, Operasi gabungan dari TNI Angkatan Udara!!

Minggu, 28 Maret 2021

SEBUAH KISAH DARI SEORANG KEPALA STAF ANGKATAN UDARA

 



Sharing by Letda Lek Dimas Segara


 “DARI SEGARA KE ANGKASA”

(Masa Kanak-Kanak)

Sebuah karya dari Chappy Hakim

 

          Masa kecil Marsekal TNI Chappy Hakim tinggal di Jalan Segara 4 nomor 4. Sekarang berubah nama menjadi Jalan Veteran. Anak-anak yang tinggal di jalan tersebut pada umumnya memiliki kesempatan untuk mengikuti sekolah Taman Kanak-Kanak di halaman istana. Pada saat sekolah beliau sekelas dengan Megawati Soekarnoputri. Sekian puluh tahun setelah itu Marsekal TNI Chappy Hakim berada kembali di tengah halaman Istana tersebut pada resepsi kenegaraan 17 Agusutus 2003 dan 2004 sebagai Kasau dan Megawati Soekarnoputri sebagai Presiden. Beliau duduk kembali di kupel yang sama pada saat beliau menjadi murid Ibu Tuti di Taman Kanak-kanak, karena kupel tersebut telah dihias untuk tempat Presiden dan keluarganya duduk setelah selesai menerima ucapan selamat dari tamu-tamu Korps Diplomatik dan pejabat lainnya. 

        Kenangan Marsekal TNI Chappy Hakim di Sekitar Jalan Segara 4, Pada hari Minggu atau libur sekolah, anak-anak Jalan Segara 4 sering berjalan-jalan ke arah sepanjang Jalan Nusantara untuk melihat-lihat etalase. Saya masih ingat beberapa toko di Jalan Nusantara tersebut seperti Olivetti Soekardi, Toko Oen, Van Dorp, sampai ke ujung Jalan Nusantara ada Pintu Air yang didekatnya terdapat dua buah bioskop terkenal saat itu, yaitu Capitol dan Astoria. 

AMALAN-AMALAN RINGAN


 

Sharing by Letda Tek M. Rizki


AMALAN RINGAN PALING MENAKJUBKAN

Sebuah karya dari (alm) Syekh Ali Jaber

 

          Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.

          Alhamdulillah. Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, beserta keluarga, sahabat, dan orang-orang yang mengikuti beliau hingga hari akhir.

          Buku ini merupakan karya almarhum Syekh Ali Jaber, seorang da’i dari Madinah al-Munawwarah. Sesuai dengan judul, AMALAN RINGAN PALING MENAKJUBKAN, buku ini berisi tentang amalan-amalan ibadah yang ringan, namun nilai dan pahalanya amatlah besar di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Amalan-amalan ringan yang juga insya Allah  dapat menyelesaikan berbagai macam masalah dan persoalan kita. Apa saja amalan tersebut? Mari kita simak penjelasan berikut.

SEBUAH RAHASIA



Share by Letda Tek Dimas Sigit


THE SECRET (RAHASIA)


Sebuah karya dari Rhonda Byrne


    

    Buku ini merupakan sebagian pengalaman dari banyak tokoh di dunia yang sampai saat ini namanya mungkin masih kita kenal, bagian pendahuluan buku yang menarik minat saya mengapa orang-orang tersebut memiliki hal yang tidak dimiliki orang lain.

“Saya telah diberi kilasan sebuah Rahasia Besar – Rahasia Kehidupan. Kilasan ini datang melalui sebuah buku berusia seratus tahun, yang dihadiahkan putri saya, Hayley. Dan saya mulai melacak Rahasia ini melalui sejarah. Saya sangat terkejut menemukan orang-orang telah mengenal Rahasia ini. Mereka adalah orang-orang besar dalam sejarah : Plato, Shakespeare, Newton, Hugo, Beethoven, Lincoln, Emerson, Edison, dan Einstein.”

Bab pertama pada buku ini menjelaskan mengenai hukum tarik-menarik seperti pada magnet, apa yang kita inginkan dan kita pikirkan akan menarik hal yang kita pikirkan kepada diri kita sehingga hati hati dengan pikiran kita, Hukum tarik-menarik cukup mudah. Anda meminta, meyakini bahwa permintaan Anda terwujud, kemudian menerima. Ketika Anda mampu melakukan semuanya dengan baik, Anda bisa meminta apapun yang Anda butuhkan kepada Semesta. Dan keajaiban-keajaiban akan segera terwujud.

    Menurut saya disini merupakan hal yang tidak asing dengan yang kita lakukan sehari-hari yaitu berdo’a, kita selalu mendoakan yang baik berharap yang baik, namun salahnya adalah kita masih memiliki pikiran negatif atau pun pesimis sehingga doa kita yang kita jadikan magnet untuk menerik hal yang kita inginkan berkerja dengan sebaliknya, sehingga itulah mengapa banyak daripada doa kita yang tidak terkabulkan.
         Ada juga bab bersyukur. Agar mampu menjadi tuan bagi pikiran-pikiran kita sendiri, biasakan mengucapkan syukur. Terkadang orang-orang berfokus kepada apa yang tidak ia miliki dan melupakan apa yang sudah ia miiki. Dan itu merupakan frekuensi di mana Anda tidak akan mewujudkan apapun yang Anda inginkan.

     Seperti kata Wallace Wattles, “Bersyukur setiap hari merupakan salah satu syarat untuk mendatangkan kekayaan.”  

     Bab selanjutnya juga hal yang menyangkut hidup kita dan merupakan rahasia banyak dari tokoh orang besar yang menerapkan hal ini. Rahasia uang, Rahasia relasi, Rahasia kseshatan.

Bagian ini mengajarkan tentang Rahasia dibalik Rahasia. Untuk mendatangkan uang, Anda harus merasa bahagia. Energi positif ini akan selaras dengan hukum tarik-menarik. Dan kekayaan dan kemakmuran akan hadir di kehidupan Anda dengan sendirinya.

Begitu pula dengan kesehatan. Di dunia ini telah terbukti adanya efek placebo. Jika Anda yakin tubuh Anda sehat dan tidak berpikir negatif atau khawatir tentang suatu penyakit, maka Anda akan sembuh secara alami. Ini sudah dibuktikan dengan kesaksian bermacam-macam orang yang menderita sakit parah dan dengan menggunakan Rahasia, mereka menjadi sembuh seperti sedia kala.

Poin yang saya dapatkan setelah membaca buku ini kurang lebih : 

  • Anda menarik apa yang Anda tolak karena Anda berfokus padanya dengan emosi yang kuat.
  • Anda tidak dapat menolong dunia dengan berfokus pada hal-hal negatif.
  • Daripada berfokus pada permasalahan dunia, fokuslah kepada cinta, kepercayaan, kelimpahan, pendidikan, dan perdamaian.
  • Kita tidak akan pernah kehabisan sesuatu karena ada lebih dari cukup kebaikan untuk semua orang.
  • Puji dan berkati segala sesuatu di dunia untuk masuk di frekuensi cinta. 

    Mungkin dengan membaca sendiri kalian akan mendapat hal lebih banyak daripada Rahasia yang ada di buku ini. Dengan teks bacaan yang ringan dan mudah dipahami, namun bagian yang menjadi kekurangan adalah hal yang dibahas seputar situ situ saja, sehingga membuat kita merasa “ah sudah di baca nih”. Dan lebih menarik lagi jika ada tokoh nasional yang terlibat namun sampai selesai pembuatan belum ada tokoh dari negara kita sendiri.

TOL UDARA NUSANTARA INDONESIA


Share by Letda Laut (P/W) Michelle


TOL UDARA NUSANTARA

Sebuah karya dari Marsekal (Purn) Chappy Hakim

 

Marsekal (Purn) Chappy Hakim adalah mantan Kepala Staf Angkatan Udara Republik Indonesia dengan masa jabatan dari tahun 2002 hingga 2005. Beliau merupakan lulusan dari Akabri Udara di Yogyakarta pada tahun 1971 dan beliau memulai mencoba menulis apa saja yang dialaminya sejak memulai operasi penerbangan ketika duduk di kokpit pesawat Dakota dengan pangkat Letnan Dua. Setelah purnawira kegiatan beliau adalah mengajar, memberikan ceramah, dan menjadi pembicara di Lemhanas dan beberapa perguruan tinggi negeri dan swasta. Salah satu penghargaan dan bintang kehormatan yang diterimanya adalah Bintang Mahaputra dan beberapa rekor MURI.

Buku Tol Udara Nusantara merupakan salah satu karya dari Marsekal (Purn) Chappy Hakim yang berisi kumpulan artikel-artikel pendek tentang kegiatan sehari-hari beliau, cerita tentang masa lalu dan juga impian-impian akan masa depan. Buku ini terdiri dari 180 artikel yang dibagi dalam tujuan bagian atau bab.

SEBUAH KISAH TENTANG RUDY HABIBIE


Share by Letda Tek Kusuma


RUDY 

KISAH MASA MUDA SANG VISIONER

Sebuah kisah dari Gina S. Noer

Rudy adalah kisah yang disusun dari cerita-cerita B.J. Habibie yang belum diceritakan sebelumnya. Ini adalah kisah tentang perjalanan tumbuh dewasa seorang anak laki-laki dan Indonesia yang masih belia.

Tak banyak yang tahu bahwa cita-cita membangun industri pesawat terbang untuk Indonesia justru berawal dari ketakutan Rudy akan pesawat pada masa Perang Dunia Kedua. Tak banyak juga yang tahu kisah cinta tersembunyi Rudy sebelum akhirnya ia bertemu Ainun, cinta sejatinya, dan fakta bahwa Rudy tak terlalu suka kata “mimpi” sebagai kata ganti apa yang sangat ia inginkan. Baginya, “cita-cita” adalah kata yang lebih menjejak dan nyata.

SEJARAH SINGKAT BAPAK NURTANIO


 

Share by Letda Tek Iqbal 

NURTANIO

PERINTIS INDUSTRI PESAWAT TERBANG INDONESIA

 Sebuah karya dari J. M. V. Soeparno


Nurtanio lahir dari keluarga terpelajar, dan diasuh serta dididik secara terpelajar pula pada zamannya. Sejak bersekolah menengah, meski masih di alam terjajah, Nurtanio sudah mulai tertarik pada pesawat terbang. Hampir seluruh waktu senggangnya digunakan untuk membuat dan menerbangkan pesawat model, apalagi pada masa liburan. Salah satu kegemarannya sejak mulai bersekolah adalah membaca buku dan majalah teknik. Sejak bersekolah MULO di Semarang, sering kali Nurtanio mengajak Nurprapto pergi ke lapangan terbang di Kalibanteng untuk melihat sebuah pesawat terbang.

          Salah seorang anak bangsa yang layak dikenang dan dihormati sebagai perintis, bahkan sebagi cikal bakal Industri Pesawat Terbang Indonesia adalah Nurtanio. Hampir sepanjang hayat dan seluruh karya intelektualnya di bidang teknologi pesawat terbang, dipersembahkan kepada bangsa dan negara yang sangat dicintainya. Sejak awal perang kemerdekaan sampai gugur di cockpit sebuah pesawat terbang Maret 1966, dia terus berusaha mempersiapkan kemampuan bangsanya untuk dapat memproduksi pesawat terbang sendiri.