Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Indonesia
Dari Kaca Mata Seorang Narator Udara
Mayor
Pnb “Dompak” Hutagalung
Suasana HUT di Wisma Atlet, terimakasih Nakes Indonesia
Back Ground.
Tepat
tanggal 11 Agustus siang saat saya sedang menemani keluarga berbelanja di
daerah Purwakarta, tiba-tiba saya mendapat telepon dari Kalambangja Koopsau 1
Kolonel Pnb Dwi Pantinovan, yang menginfokan bahwa tenaga saya diperlukan
sebagai narator flypast pesawat TNI AU dalam upacara Peringatan
Detik-Detik Proklamasi Indonesia pada HUT RI ke-76 di Istana Negara-Jakarta.
“Galung
kamu jangan berangkat dulu ke Iswahjudi yah, saya tunggu besok di Jakarta,
nanti saya akan ijin ke komandan skadron mu”, ujar Kolonel Novan melalui
saluran telpon. “Siap laksanakan bang”, jawab saya singkat.
Kalo
boleh jujur, pada tanggal 12 Agustus sebenarnya saya di set untuk melaksanakan
tugas standby Search and Rescue (SAR), dimana saya akan melaksanakan ferry
flight mengunakan helikopter EC-120B Colibri dari lanud Suryadarma yang
merupakan home base dari Skadron Udara 7 dimana saya berdinas menuju
lanud Iswahjudi-Madiun. Namun dengan adanya perintah dadakan dari komando atas,
maka saya harus merubah perencanaan dengan berkoordinasi dengan Komandan
Skadron.
Garuda Flight melintas tepat di atas Istana Merdeka
1. Hadirin yang berbahagia, dengan penuh rasa
bangga, sesaat lagi akan melintas tepat di hadapan kita formasi Pesawat Tempur
TNI Angkatan Udara dengan callsign ”Garuda Flight” / untuk memperingati Hari
Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76. / Formasi pesawat tempur ini terdiri dari
delapan F-16 Fighting Falcon, yang membentuk Arrow Head Formation.(30 sec)
2.Sebagai Flight Leader dari
”Garuda Flight” adalah Letkol Pnb Agus Dwi Aryanto alumni Akademi Angkatan Udara Tahun 2002 / yang dalam kesehariannya
menjabat sebagai Komandan Skadron Udara 3. (17 sec)
3. Dengan kemampuan personel dan berbagai alutsista canggih
yang dimiliki, / Tentara Nasional Indonesia siap menjadi Angkatan Perang yang
disegani di kawasan,/ serta siap menjaga kedaulatandan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
(18 sec)
4. Hadirin yang kami hormati, marilah kita
dengarkan ucapan selamat yang akan disampaikan secara langsung dari kokpit
Pesawat Tempur F-16
Fighting
Falcon – Tentara Nasional Indonesia. ( 15 sec before )
---(Narasi Pilot - 35 sec)---
“KAMI
ELANG - ELANG ANGKATAN UDARA PENJAGA TANAH AIR, DARI KETINGGIAN SERIBU KAKI
MENGUCAPKAN SELAMAT ULANG TAHUN KE TUJUH PULUH ENAM KEMERDEKAAN REPUBLIK
INDONESIA TAHUN 2021.
INDONESIA TANGGUH,
INDONESIA TUMBUH
SALAM SWA BHUWANA
PAKSA
MERDEKA...!!!”
CADANGAN :
1. Formasi Pesawat Tempur yang terdiri dari delapan
pesawat F-16 Fighting Falcon, akan melintas dan melaksanakan maneuver bomb burst pada ketinggian 1000 kaki
di atas permukaan laut / tepat di hadapan hadirin sekalian.
2. Seluruh pesawat tempur ini diterbangkan
oleh perwira penerbang terbaik bangsa yang berjiwa Ksatria, Militan, Loyal, dan Profesional./ Pesawat F-16 Fighting Falcon bermarkas di Pangkalan TNI AU
Iswahjudi - Madiun dan Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin - Pekanbaru.
3. Pesawat F-16 Fighting Falcon mempunyai
kemampuan yang ditakuti dalam pertarungan udara./ Dengan desain yang
aerodinamis, peforma engine yang superior,/ serta persenjataannya yang canggih.
Membuatnya menjadi pesawat jet multi role fighter.
4. Tentara Nasional Indonesia, selalu siap
siaga dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia
di Darat, di Laut, dan di Udara.
5. Pesawat F-16 yang akan melintas merupakan varian
F-16 C/D Block 52 ID, yang memiliki kemampuan untuk melaksanakan
pertempuran udara lawan udara maupun pertempuran udara lawan darat / yang mampu terbang sampai dengan kecepatah 2 Mach atau 2x kecepatan suara / dan memiliki radius of action sampai dengan 500 Nautical
miles.
FORMASI HELIKOPTER, “NUSANTARA FLIGHT “
-GIANT
FLAG FORMATION-
Created
by Ltd Pnb Romi – Skd6
Edit By
Ltd Gilang “Musket” Mukti
Nusantara Flight membawa bendera berukuran raksasa
Hadirin
yang berbahagia ….akan kita saksikan bersama, momen bersejarah di Hari Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia,
dimana untuk pertama kalinya bendera raksasa
berwarna merah putih dikibarkan oleh pesawat helikopter TNI
angkatan Udara dalam bentuk Formasi 6 dengan
callsign “Nusantara Flight”.
Hadirin yang kami Hormati, Telah dikibarkan bendera merah putih
dengan metode Sling Load operation dari ketingian 1000 kaki di atas permukaan laut.
Datang
dari sebelah kiri podium dapat
kita saksikan bersama “Nusantara Flight” yang
di pimpin oleh Letkol Pnb Akhmad mauludin Mulyono, Alumni Akademi Angkatan
Udara Tahun 2002.
Hadirin yangBerbahagia, Dengan
semangat dan kebangaan dalam mengukir
sejarah, inilah dia “Nusantara
Flight”
dengan Giant Flag Formation !!!
Nusantara Flight Terdiri dari Helikpoter yang berasal
dari Skadron Udara 6, Skadron Udara 8 dan Skadron Udara 45.
Keseluruhan RangkaianFormasi Helikopter ini, merupakan bukti
nyata sinergitas
Tentara Nasional Indonesia, Dalam
Menjaga setiap jengkal tanah air Nusantara serta Bakti Tanpa Henti.
>> Dirgahayu Negara Kesatuan Republik
Indonesia yang ke - 76, INDONESIA TANGGUH INDONESIA TUMBUH!!!
Selamat
datang kami ucapkan kepada Bapak Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal TNI Yuyu
Sutisna beserta rombongan di Elevated Heliport Lanud SuryadarmaKalijati-Subang.
Kasau dan Rombongan Duduk.
P&W
: Selamat pagi Lanud Suryadarma.
W
:
Yang Terhormat Kepala Staf Angkatan
Udara. Yang kami hormati,
Para hadirin dan tamu undangan
sekalian yang berbahagia.
Selamat
datang kami ucapkan di Elevated Heliport Lanud Suryadarma, yang merupakan
gedung sarana latihan bagi para penerbang Helikopter TNI Angkatan Udara.
Jalak
Sakti merupakan latihan antar satuan jajaran Komando Operasi AU 1 (Koopsau1)
yang dilaksanakan setiap tahun sekali. Layaknya pada operasi militer lainnya,
latihan Jalak Sakti dibagi menjadi dua tahapan, yaitu geladi posko dan manuver lapangan.
Pada tahun ini, komando latihan (Kolat) telah menerapkan doktrin Swa Bhuana
Paksa yang terbaru dalam pelaksanaan operasi udara. Kebetulan pada latihan
Jalak Sakti tahun 2020 di Banda Aceh saya juga dilibatkan sebagai narator, lalu
bagaimana dengan tahun ini?, mau tau ceritanya, langsung aja yah gaes... ;-)
Persiapan Narator di AWR Buding prov. Bangka Belitung
Koordinator : Mayor Pnb Galung
Narator 1 : Letda Pnb Gilang
Narator 2 : Sertu Wahyu
Hadirin yang berbahagia.
Pada hari sebelumlah telah
dilaksanakan serangkaian operasi udara gabungan, seperti: Operasi Informasi
offensive dan devensife, Operasi Udara Lawan Udara Offensive dan Devensife, Operasi
Udara Serangan Strategis, Operasi Khusus berupa Operasi Perebutan dan Pengoperasian Pangkalan Udara
Keseluruhan operasi udara tersebut dikendalikan oleh Komando
Tugas Udara Gabungan yang dipimpin oleh Panglima Komando Operasi Angkatan
Udara 1.
Hadirin yang kami hormati.
Terbang pada ketinggian 15.000 kaki diatas permukaan
laut, Boeing 737-200
dari melaksanakan Operasi Intelejen
dengan melaksanakan Operasi Pengintaian Udara. Pesawat Boeing 737-200 mampu
mengirim informasi yang diperolehnya secara real time, dapat
disaksikan di layar TV di depan hadirin sekalian.
Operasi Intelijen. Operasi
intelijen merupakan segala usaha kegiatan, dan tindakan yang terencana dan
terarah secara terbuka maupun tertutup guna mendapatkan bahan keterangan, menciptakan
atau mematangkan suatu situasi/keadaan yang dihendaki untuk melawan dan
menggagalkan penyelenggaraan operasi intelijen musuh.
Bentuk operasi udara dalam operasi intelijen
adalah Operasi Udara Intelijen Pengamatan dan Pengintaian yang dilakukan
untuk memperoleh berbagai informasi yang dibutuhkan dalam pelaksanaan operasi
udara dan operasi lainnya. Informasi yang diperoleh akan dikumpulkan,
diproses, diintegrasikan, dianalisis, dievaluasi dan diinterpretasikan
menjadi produk intelijen untuk bahan pertimbanganpelaksanaan
operasi dan pengambilan keputusan pimpinan. Sasaran nya diarahkan pada objek
vital dan objek strategis musuh/lawan.