Senin, 31 Agustus 2020

BERKELANA KE BUMI LASKAR PELANGI

 



TERBANG JELAJAH SKADRON UDARA 7 T. A.  2020

Halo pembaca setia blog galungs8007, ini dia tambahan satu buah cerita pengalaman saya saat melaksanakan latihan penerbangan di Skadron Udara 7. Mau tau cerita lengkapnya, langsung saja deh disimak artikelnya biar pada gak penasaran lagi. J

Pada awalnya latihan ini bernama Bina Walet, sebelum akhirnya berubah nama menjadi Terbang Jelajah. Kegiatan ini merupakan latihan Navigasi Udara yang dilaksanakan setiap tahun nya oleh Skadron Udara 7, yang sudah tercantum dalam program kerja tahunan skadron. Khusus untuk tahun 2020, latihan Terbang Jelajah ini di arahkan menuju Bumi Laskar Pelangi yang terletak di Kepulauan Belitung, kota Tanjung Pandan,  Provinsi Bangka Belitung. Kebetulan di pulau indah tersebut terdapat satu pangkalan aju TNI AU bernama Lanud H. AS. Hanandjoeddin (ASH).

 

Jumat, 24 Juli 2020

Heaven in the World

Happy family, happy live ever

I have been married since 2014, and I have 1 pretty daughter until right now. My live is good, even though it is not easy to become chief of family. I need to give example to my wife and my child, and very often it is need big effort. Furthermore, as a family head I should have good understanding with my wife, especially when we did

Although I go to work almost  every day in the morning, but I always spend a little time for helping my wive clean up our house. And my favorite job are sweeping and mopping floors. These are seen simple, but at least I need 30 minutes for accomplishing them. That’s why I can not do a morning jogging again.

The most hard thing was to be patience when face up to angry wife. I believe that my have has been given all effort to raise our daughter, and also many other responsibilities as a wife house. That’s why, she has right to vent her emotions to me. Because she just need somebody who want to hear her lament, and it is duty for husband to become a good listener or perhaps we can exchanges our ideas.

I believe that family is very important and the key for getting success in my carrier and also afterlife. In my experience, there are never been a good performance will happen if we start a day with problem in our family. And if you want to see how capable some one to lead something, you can see from how harmonies his family.

Wiseman say that “happy family is a heaven in the world”, and I totally agree with this. And family also a golden ticket for entering heaven in the afterlife. So, keep our family harmonies, healthy and prosperity.

Different View Point of Live


One question, did you ever travel with a bicycle? Almost every body ever do this thing, because is the most achieve table transportation specially after Covid-19. I will try drive this article from the speed of bicycle itself. When you travel by car or motorcycle, you will go  faster beyond the bicycle. But, because of that speed, our attention almost focus to the front, 45° left and right.

It’s mean that speed restrict the broad view capability.


How about bicycle? 15 - 20 Knots have been mad your legs cramp, or at least limp. It’s not efficient transportation but very good for sport and you will get a broad view during the proses. You may imagine, when we ride the bicycle we will found something new oftentimes. Such as merchant shop, unique house, even a wasteland. All these things normally do not recognize when we use other vehicles.


I think, that’s one of the analogy, how the life work. Your vehicles will determine your speed travelers, your speed will determine your broad view, and your broad view will determine your muscle knowledge.

Selasa, 16 Juni 2020

Hari Kelam di Dunia 4.0 yang Cerah

Siapa yang menguasai teknologi, dia menguasai dunia.


Satu Pengalaman Pahit yang Tidak Akan Pernah Terlupakan.

Kalimat ini yang selalu teringat dalam benak saya selama beberapa hari, pasca kejadian yang menimpa saya. Tepatnya hari Jumat 11 Juni 2020, pertama kali nya saya ingin mencoba investasi saham menggunakan media online dan ternyata tidak semulus yang dibayangkan. Banyak pihak yang memanfaatkan kondisi ini demi kepentingan pribadinya, dan akhirnya saya pun menjadi salah satu korbannya, karena ke tidak pahama saya terhadap dunia online ini.

Sebelum masuk ke kisah utama ini, perkenankan lah saya menceritakan back ground dari cerita ini. Semenjak masa pandemi Covid-19, seperti kebanyakan orang lain nya, saya pun mendapat satu hobi baru yaitu menonton YouTube. Ditambah lagi di rumah sudah dipasang Indihome, yang membuat aktivitas streeming menjadi tidak terbatas kuota. Awal mula nya saya senang menonton video ceramah agama, apalagi pada saat bulan Ramadhan. Sampai akhirnya saya iseng menonton video podcast mas Dedi Corbuzier untuk pertama kalinya, dan saat itu dia sedang mewawancarai seseorang yang bernama Bosman Sontoloyo atau mas Mardigu Wowiek. Saya sangat tertarik dengan obrolan mereka, mulai dari ngalor-ngidul sampai dengan bahas negara. Di samping acara ini diguide oleh host profesional, kualitas dari ide-ide Bosman ini lah yang membuat obrolan nya menjadi sangat menarik. Semenjak saat itulah saya menjadi terkesan oleh sosok Bosman ini, dan ingin mengenal nya lebih mendalam melalui video-video YouTube yang diunggah nya.

Rabu, 27 Mei 2020

Ramadhan dan Pandemi Corona

         


Ramadhan Tahun 2020

            Tahun 2020 pasti akan menjadi tahun yang tidak akan dilupakan oleh semua orang. Di tahun tersebut pula,  banyak hal-hal baru yang terjadi dan sebelumnya tidak pernah dibayangkan sebelumnya akan terjadi. Dan itu semua karena Corona atau Covid-19. Mengutip sedikit lirik lagu dari Project Pop, “Gara-gara Corona, kita jadi rajin cuci tangan”, dan seterusnya. Lagu yang simpel, dan menggelitik namun memiliki makna yang mendalam. Semua tidak akan pernah sama lagi...

 

          Corona membuat kegiatan agama di tempat ibadah menjadi terkendala, walaupun saya tidak selalu sholat 5 waktu di mesjid, namun rasa kehilangan tetap muncul di hati saya. Dan bulan Ramadhan pun tiba, bulan yang penuh ampunan dan memiliki ke khas an tersendiri, khusus nya ibadah-ibadah yang dilaksanakan di mesjid. Tidak ada lagi shalat Tarawih dan ikhtikaf di mesjid.

 

Selasa, 05 Mei 2020

DARI ARTIKEL MENJADI SEBUAH BUKU

Kapten Pnb “DOMPAK” Hutagalung



ARI ARTIKEL MENJADI SEBUAH BUKU

          Halo para pembaca setia galungs8007.blogspot.com, jangan pernah berhenti mambaca dan menulis yah. Apalagi dimasa pandemi Corona ini, banyak yang WFH kan. Dari pada bengong di rumah, mendingan berkarya deh, walaupun hanya selembar tulisan atau artikel.
          
       Bulan Maret 2020 lalu, akhirnya untuk pertama kali tulisan saya yang berjudul JALAN PANJANG MENUJU BUMI BALURAN, dimuat ke dalam sebuah buku bernama “Pena dan Inspirasi”, yang di-publish oleh Komandan Lanud Suryadarma, Marsma TNI I Wayan Sulaba. Buku ini berisi mengenai kisah-kisah perjalan hidup para perwira penerbang yang berdinas di Skadron Udara 7, yang pastinya sangat menginspirasi para pembaca sekalian deh.

Minggu, 03 Mei 2020

SKADRON UDARA 7 MERESPON COVID-19


Kapten Pnb “DOMPAK” Hutagalung

Jaga dirimu, jaga satuan mu, jaga negeri mu

SKADARON UDARA 7 DAN LAJU PENYABARAN COVID-19

          Halo para pembaca setia galungs8007.blogspot.com, semoga para pembaca selalu diberikan kesehatan dan kesabaran dalam menghadapi wabah Covid-19, yang tidak terasa sudah memasuki bulan ke tiga di negara kita tercinta Indonesia. Ini merupakan artikel ke dua saya yang membahas tentang bencana non-alam yang menyerang seluruh dunia. Pada artikel sebelumnya, saya sudah membahas mengenai apa yang terjadi pada saat Covid-19 tiba di negara kita, dan dibalik semua itu banyak HIKMAH yang bisa kita ambil, khusus nya untuk diri saya pribadi dan keluarga. Naah.., pada artikel kali ini, saya sedikit melanjutkan bahasan megenai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dari kacamata kantor saya, yaitu di Skadron Udara 7.

          Bagaimanakah reaksi dari Skadron Udara 7 terhadap ancaman musuh yang tidak kasat mata ini? Apakah hanya diam dan pasrah menunggu arahan dari komando atas dan pertolongan dari Allah Swt. Tuhan YME. Atau malah mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki oleh Skadron Udara 7 dalam menghadapi hal ini, merapatkan barisan, berpikir cepat dan cerdas, serta yakin bahwa tidak ada usaha yang sia-sia selama diniatkan untuk kebaikan. Menarik sekalikan pembaca sekalian..., oleh karena itu, baca sampai selesai yah, dan silahkan tinggal kan komentar-komentar yang bisa saling menguatkan kita pada kondisi sekarang ini.